Surat Penawaran Resmi Modul Rumah Sakit / Klinik / Puskesmas
Enterprise Education (eCampus, eSchool, ePesantren)
Sistem Informasi Rumah Sakit, Klinik & Puskesmas Terintegrasi
Telepon/WA: 021-74718187 | Email: [email protected]
Nomor : 016/SPH-EMEDIC/2026/08
Lampiran : 1 (Satu) Berkas Proposal & Draf PKS Modul Kesehatan
Hal : Penawaran Sistem Informasi Rumah Sakit/Klinik/Puskesmas Terpadu (eMedic - Enterprise Education (eCampus, eSchool, ePesantren))
Jakarta, 16 Agustus 2026
Jenis Dokumen Penawaran Modul eMedic (Kesehatan)
Fokus Solusi Registrasi, Rekam Medis, Farmasi, Billing & Dashboard RS/Klinik
Model Kerja Sama Fleksibel, Terukur & Dapat Dinegosiasikan
Kepada Yth.
Direktur / Kepala / Pimpinan
Pimpinan / Direktur Rumah Sakit, Klinik, atau Puskesmas
di Tempat.

Dengan hormat,

Bersama surat ini, kami menyampaikan penawaran solusi Sistem Informasi Rumah Sakit, Klinik, dan Puskesmas (eMedic) yang dirancang untuk membantu fasilitas layanan kesehatan bergerak lebih cepat, tertib, akuntabel, dan siap menghadapi kebutuhan layanan medis modern.

Pengelolaan rekam medis, farmasi, stok obat, dan administrasi pasien secara konvensional seringkali menimbulkan risiko: tulisan resep yang sulit dibaca, stok obat yang tidak akurat, obat kadaluarsa yang terlambat terdeteksi, serta tagihan pasien yang tidak sinkron dengan tindakan atau obat yang diberikan. Kondisi ini dapat menghambat mutu layanan sekaligus membebani kinerja tenaga medis dan staf administrasi.

Dalam rangka mendukung langkah digitalisasi layanan kesehatan di Pimpinan / Direktur Rumah Sakit, Klinik, atau Puskesmas, kami dari tim Enterprise Education (eCampus, eSchool, ePesantren) mengajukan solusi eMedic (Sistem Informasi Rumah Sakit/Klinik/Puskesmas Terpadu). Modul ini merupakan bagian dari ekosistem Enterprise Education yang sama, sehingga jika Universitas (eCampus), Sekolah (eSchool), atau Pondok Pesantren (ePesantren) Anda memiliki klinik, rumah sakit, atau layanan medis sendiri, modul ini dapat langsung terintegrasi tanpa perlu sistem terpisah. eMedic juga dapat diimplementasikan secara berdiri sendiri (standalone) untuk rumah sakit, klinik, atau puskesmas yang tidak bernaung di bawah institusi pendidikan.

Ringkasan Eksekutif Penawaran

eMedic menyatukan seluruh proses kefasilitasan kesehatan — pendaftaran & antrian, pemeriksaan & rekam medis, farmasi & racikan, gudang & pengadaan, transaksi & kasir, hingga dashboard analitik dan pelaporan — dalam satu basis data yang konsisten dan teraudit penuh.

Dengan pendekatan implementasi bertahap, fasilitas kesehatan dapat memulai dari modul prioritas (mis. pendaftaran dan rekam medis), kemudian berkembang menuju tata kelola digital yang lebih lengkap termasuk kesiapan integrasi BPJS/JKN dan SATUSEHAT Kemenkes di masa mendatang.

Satu Data, Banyak Layanan

Data pasien, resep, stok obat, tindakan, dan pembayaran bergerak dalam satu alur kerja yang lebih rapi dan mudah diaudit.

Lebih Cepat Mengambil Keputusan

Dashboard analitik membantu pimpinan melihat okupansi tempat tidur, pendapatan, diagnosa terbanyak, dan kadaluarsa farmasi secara real-time.

Mendukung Banyak Pihak

Sistem dirancang untuk dokter, perawat, farmasis, kasir, petugas gudang, dan manajemen dengan hak akses sesuai peran masing-masing.

Tertib, Terukur, dan Akuntabel

Setiap perubahan data (stok, resep, tarif, rekam medis) tercatat lengkap: siapa, kapan, dan apa yang diubah — siap mendukung audit dan akreditasi.

Mengapa eMedic adalah Pilihan Tepat untuk Fasilitas Kesehatan Anda?

  • Terintegrasi dengan Ekosistem Pendidikan: Bagi Universitas, Sekolah, atau Pondok Pesantren yang memiliki klinik/poliklinik/UKS berskala klinik/rumah sakit sendiri, eMedic terhubung langsung dengan data pengguna (mahasiswa, siswa, santri, pegawai) tanpa duplikasi data.
  • Alur Klinis Lengkap: Registrasi Rawat Jalan, Rawat Inap, dan UGD; pemeriksaan & diagnosa dengan pengkodean ICD-10; resep digital hingga racikan/kompounding.
  • Farmasi & Gudang Terkendali: Stok obat real-time, manajemen kadaluarsa & batch dengan prinsip FEFO (First-Expired-First-Out), serta hierarki gudang pusat-cabang.
  • Billing & Kasir Otomatis: Biaya obat, tindakan, alat medis, dan paket layanan terhitung otomatis menjadi satu tagihan terpadu, mendukung pembayaran tunai, non-tunai, dan deposit.
  • Dashboard Analitik Siap Pakai: 7 dashboard operasional (ringkasan pendaftaran, kunjungan mingguan/bulanan, pendapatan, 10 diagnosa terbanyak, okupansi tempat tidur, kadaluarsa farmasi) untuk mendukung keputusan pimpinan.
  • Siap untuk Masa Depan: Fondasi data untuk integrasi BPJS/JKN (VClaim, PCare, SEP) dan SATUSEHAT Kemenkes sedang disiapkan secara bertahap tanpa mengganggu operasional berjalan.

Cakupan Fasilitas yang Didukung

eMedic dirancang untuk mendukung beragam skala fasilitas layanan kesehatan, baik yang berdiri sendiri maupun yang bernaung di bawah institusi pendidikan:

  • Rumah Sakit — mencakup rawat jalan, rawat inap, UGD, farmasi, gudang, dan billing lengkap.
  • Klinik (umum maupun spesialis) — alur ringkas pendaftaran, pemeriksaan, resep, dan kasir.
  • Puskesmas dan layanan fasilitas kesehatan masyarakat lainnya.
  • Klinik/Poliklinik Kampus, Sekolah, atau Pondok Pesantren — terintegrasi langsung dengan data mahasiswa/siswa/santri pada ekosistem eCampus/eSchool/ePesantren yang sudah berjalan.

Nilai Strategis yang Diharapkan

Data Lebih Terpusat

Mengurangi pencatatan berulang antara rekam medis, farmasi, dan kasir, serta mempercepat pencarian riwayat pasien.

Pembayaran Lebih Transparan

Tagihan, pembayaran, dan laporan pendapatan dapat dipantau lebih cepat oleh bagian kasir maupun pimpinan.

Siap Mendukung Mutu

Jejak audit dan laporan siap pakai membantu proses audit internal maupun akreditasi fasilitas kesehatan.

Layanan Lebih Modern

Pasien, dokter, dan staf memperoleh pengalaman layanan yang lebih cepat, tertib, dan informatif.

Penawaran Skema Investasi Fleksibel

Kami memahami bahwa setiap fasilitas kesehatan memiliki kebijakan anggaran yang berbeda-beda, mulai dari Klinik hingga Rumah Sakit Kelas A. Oleh karena itu, kami menawarkan tiga skema pembiayaan yang dapat dipilih sesuai preferensi, dan seluruh angka di bawah ini bersifat sebagai titik awal diskusi yang terbuka untuk dinegosiasikan. Prioritas utama kami adalah agar sistem ini dapat segera terealisasi dan digunakan, bukan kekakuan pada satu angka tertentu.

Skema 1: Beli Putus (Lisensi Permanen)

Fasilitas kesehatan membayar satu kali di muka dan sistem menjadi aset milik fasilitas kesehatan sepenuhnya untuk selamanya, tanpa kewajiban biaya bulanan. Harga sudah mencakup lisensi penggunaan seluruh modul paket, implementasi dasar, dan dukungan teknis selama tahun pertama.

Jenis Fasilitas Harga Beli Putus (Mulai Dari)
KlinikRp 100.000.000
Puskesmas Nonrawat Inap DasarRp 150.000.000
Puskesmas Nonrawat Inap Lengkap / 24 JamRp 225.000.000
Puskesmas Rawat InapRp 325.000.000
Puskesmas Rawat Inap TerpencilRp 425.000.000
Puskesmas Sangat Terpencil / Offline-FirstRp 500.000.000
Rumah Sakit PratamaRp 250.000.000
Rumah Sakit Kelas DRp 400.000.000
Rumah Sakit Kelas CRp 750.000.000
Rumah Sakit Kelas BRp 1.400.000.000
Rumah Sakit Kelas ARp 2.750.000.000

Harga merupakan lisensi permanen untuk satu lokasi fasilitas, sudah termasuk implementasi dasar dan dukungan tahun pertama. Infrastruktur server, migrasi data yang kompleks, integrasi dengan alat medis, kustomisasi khusus, serta penempatan tenaga pendamping di lokasi (onsite) diperhitungkan secara terpisah sesuai kebutuhan.

Skema 2: Langganan Bulanan

Fasilitas kesehatan tidak perlu mengeluarkan investasi besar di muka. Biaya dibayarkan secara rutin setiap bulan dengan nilai yang telah disesuaikan agar sebanding dengan skema Beli Putus (kurang lebih setara nilai Beli Putus apabila dijumlahkan selama 40 bulan).

Jenis Fasilitas Biaya Langganan / Bulan
KlinikRp 2.500.000
Puskesmas Nonrawat Inap DasarRp 4.000.000
Puskesmas Nonrawat Inap Lengkap / 24 JamRp 5.500.000
Puskesmas Rawat InapRp 8.000.000
Puskesmas Rawat Inap TerpencilRp 10.500.000
Puskesmas Sangat Terpencil / Offline-FirstRp 12.500.000
Rumah Sakit PratamaRp 6.500.000
Rumah Sakit Kelas DRp 10.000.000
Rumah Sakit Kelas CRp 20.000.000
Rumah Sakit Kelas BRp 35.000.000
Rumah Sakit Kelas ARp 70.000.000

Biaya langganan sudah mencakup: lisensi seluruh modul paket, layanan hosting/cloud standar, pencadangan (backup) data berkala, pemeliharaan aplikasi, pembaruan minor, dukungan teknis jarak jauh, dan pembaruan integrasi standar untuk satu lokasi fasilitas. Perangkat keras, server lokal, kunjungan tenaga pendamping ke lokasi, integrasi alat medis, penyimpanan citra medis (PACS), migrasi data berskala besar, dan pengembangan fitur khusus ditagihkan secara terpisah.

Skema 3: Fee Layanan Sistem per Transaksi

Skema ini paling sesuai bagi fasilitas kesehatan yang ingin memulai tanpa biaya besar di muka sama sekali. Kami sengaja menghindari pemakaian persentase besar dari total pendapatan (misalnya persentase langsung dari seluruh nilai transaksi), karena secara matematis dapat menghasilkan tagihan yang jauh lebih besar daripada skema langganan dan memberatkan fasilitas kesehatan. Sebagai gantinya, kami merekomendasikan skema yang lebih proporsional dan mudah diperiksa (diaudit) sebagai berikut.

Rekomendasi Skema untuk Klinik

  • Fee Tindakan Medis: 0,5% dari pendapatan bersih tindakan (setelah dikurangi jasa profesional dokter, bahan medis habis pakai, diskon, dan pembatalan/refund).
  • Fee Obat/Farmasi: 0,25% dari penjualan bersih obat (setelah dikurangi diskon, retur, dan pajak).
  • Batas Aman: tagihan bulanan minimum Rp 2.500.000 dan maksimum Rp 7.500.000 per lokasi klinik, agar biaya tetap terkendali baik pada bulan sepi maupun bulan ramai.
  • Alternatif yang Lebih Sederhana: apabila klinik tidak ingin membuka data pendapatan/margin, dapat dipilih tarif tetap Rp 500 per registrasi kunjungan yang berhasil, dengan batas minimum dan maksimum yang sama.

Rekomendasi Skema untuk Puskesmas & Rumah Sakit

Dihitung berdasarkan fee per registrasi kunjungan yang berhasil, dengan tagihan minimum dan maksimum bulanan sebagai jaring pengaman bagi kedua belah pihak:

Jenis Fasilitas Tagihan Minimum Fee per Registrasi Tagihan Maksimum
Puskesmas Nonrawat InapRp 4.000.000Rp 500Rp 10.000.000
Puskesmas Nonrawat Inap LengkapRp 5.500.000Rp 750Rp 15.000.000
Puskesmas Rawat InapRp 8.000.000Rp 1.000Rp 20.000.000
Puskesmas TerpencilRp 10.500.000Rp 1.250Rp 25.000.000
Puskesmas Sangat TerpencilRp 12.500.000Rp 1.500Rp 30.000.000
Rumah Sakit PratamaRp 6.500.000Rp 1.000Rp 20.000.000
Rumah Sakit Kelas DRp 10.000.000Rp 1.250Rp 30.000.000
Rumah Sakit Kelas CRp 20.000.000Rp 2.500 (atau skema gabungan)Rp 60.000.000
Rumah Sakit Kelas BBiaya dasar Rp 20.000.000 + Rp 2.000/registrasiRp 100.000.000
Rumah Sakit Kelas ABiaya dasar Rp 40.000.000 + Rp 3.500/registrasiRp 200.000.000

Yang Dimaksud "Satu Transaksi Berbayar"

Agar tidak menimbulkan salah paham di kemudian hari, satu transaksi yang dihitung dalam skema Fee Layanan Sistem adalah satu registrasi kunjungan pasien yang berhasil, memiliki nomor kunjungan, dan sudah mendapatkan pelayanan. Yang tidak dihitung sebagai transaksi berbayar antara lain: pendaftaran yang dibatalkan, percobaan/uji coba, duplikasi pendaftaran, koreksi administrasi, aktivitas membuka aplikasi tanpa mendaftar, pembatalan oleh petugas, data pelatihan/simulasi, dan sinkronisasi ulang data lama. Khusus rawat inap, hanya dihitung satu kali pada saat admisi (bukan dihitung setiap hari selama pasien dirawat).

Prinsip Kepatuhan & Etika Skema Fee Layanan Sistem

  • Bukan Pungutan kepada Pasien: Fee Layanan Sistem merupakan hubungan bisnis (B2B) antara fasilitas kesehatan dan penyedia sistem, dibayarkan dari anggaran operasional/pendapatan fasilitas kesehatan sesuai kontrak — bukan pungutan tambahan otomatis yang dibebankan kepada pasien, terutama peserta JKN/BPJS.
  • Tidak Memengaruhi Keputusan Medis: Besaran fee tidak boleh menjadi dasar bagi dokter maupun tenaga kesehatan untuk menambah tindakan, pemeriksaan, atau jumlah obat. Informasi fee hanya dapat diakses oleh bagian manajemen dan keuangan, tidak ditampilkan kepada tenaga medis sebagai bentuk insentif.
  • Kepatuhan Regulasi Tarif JKN: Skema ini disusun dengan memperhatikan ketentuan standar tarif pelayanan program Jaminan Kesehatan Nasional sebagaimana diatur oleh Kementerian Kesehatan, sehingga tidak bertentangan dengan aturan pembiayaan JKN yang berlaku.
  • Perlindungan Data Pasien: Seluruh data rekam medis dan data pribadi pasien diperlakukan sesuai dengan Undang-Undang Pelindungan Data Pribadi dan ketentuan rekam medis yang berlaku, dengan fasilitas kesehatan berkedudukan sebagai pengendali data dan penyedia sistem berkedudukan sebagai pemroses data.
PENTING - Keterbukaan Negosiasi: Seluruh nilai investasi, tarif langganan, maupun persentase/fee bagi hasil yang tercantum pada surat ini, proposal, dan draf PKS merupakan angka penawaran standar yang sepenuhnya dapat dinegosiasikan sesuai kesepakatan akhir dan kondisi riil fasilitas kesehatan. Kami mengutamakan tercapainya kesepakatan dan cepatnya sistem dapat direalisasikan, dibandingkan kekakuan pada satu angka tertentu.

Sebagai wujud komitmen layanan prima, seluruh skema di atas sudah termasuk Pelatihan (Training) Daring secara GRATIS untuk tenaga medis, farmasis, kasir, dan petugas gudang. (Untuk pendampingan tatap muka/offline di lokasi, biaya jasa trainer tetap gratis, fasilitas kesehatan hanya perlu memfasilitasi akomodasi dan transportasi tim ahli kami).

Rencana Implementasi yang Terarah

Agar proses adopsi sistem berjalan efektif, kami menyarankan pendekatan implementasi bertahap yang tetap fleksibel mengikuti prioritas, kesiapan data, dan kapasitas sumber daya fasilitas kesehatan.

  1. Analisis Kebutuhan & Pemetaan Alur Klinis: menyelaraskan modul, alur pendaftaran-pemeriksaan-farmasi-kasir, serta prioritas kebutuhan.
  2. Persiapan Data & Konfigurasi Awal: menyiapkan struktur pengguna, hak akses, master item obat, tarif, poli/dokter, dan kelas perawatan.
  3. Pelatihan Tenaga Medis & Uji Coba Modul: memastikan dokter, perawat, farmasis, dan kasir memahami alur sebelum sistem digunakan lebih luas.
  4. Go-Live Bertahap: modul dapat diaktifkan bertahap (mis. pendaftaran & rekam medis dahulu, lalu farmasi dan billing) untuk meminimalkan gangguan operasional harian.
  5. Pendampingan & Evaluasi: penyesuaian, monitoring, dan peningkatan sesuai kebutuhan fasilitas kesehatan.
Training Pengguna

Pelatihan daring untuk dokter, perawat, farmasis, dan kasir agar proses operasional dapat berjalan lebih mandiri.

Dukungan Layanan

Pendampingan teknis untuk membantu adaptasi, koreksi data awal, serta penguatan tata kelola penggunaan sistem.

Roadmap Integrasi BPJS/JKN & SATUSEHAT:

Fondasi data untuk integrasi eksternal disiapkan secara bertahap dan aditif — tidak mengganggu operasional yang sedang berjalan: Fase 1 Fondasi Data (NIK, nomor kartu BPJS, kepesertaan pasien); Fase 2 BPJS Eligibilitas (VClaim, PCare, penerbitan SEP); Fase 3 Integrasi SATUSEHAT Kemenkes; Fase 4 Klaim INA-CBG. Fase 1 saat ini sedang dalam pengembangan.

Usulan Tindak Lanjut

Kami merekomendasikan sesi presentasi dan pemaparan modul untuk menunjukkan alur sistem secara nyata, sekaligus memetakan modul yang paling tepat untuk kebutuhan Pimpinan / Direktur Rumah Sakit, Klinik, atau Puskesmas.

Coba Demo eMedic Secara Langsung

Sebelum memutuskan skema kerja sama, Bapak/Ibu dapat langsung mencoba sistem eMedic secara mandiri melalui tautan demo berikut:

Tautan Demo: https://apps.emedik.id

Username: demo

Password: demo123

1. Jadwalkan Presentasi

Tim kami akan memaparkan alur registrasi, rekam medis, farmasi, kasir, dan dashboard eMedic.

2. Susun Prioritas Modul

Bersama fasilitas kesehatan, kami menentukan modul yang paling mendesak untuk diterapkan lebih dahulu.

3. Finalisasi Skema Kerja Sama

Biaya, ruang lingkup, dan rencana implementasi dapat disesuaikan melalui diskusi resmi.

4. Mulai Implementasi Bertahap

Proses penerapan dapat dimulai dari konfigurasi inti, pelatihan, uji coba, kemudian go-live.

Besar harapan kami dapat segera menjadwalkan presentasi langsung dan berdiskusi lebih lanjut untuk merumuskan kemitraan terbaik dengan Bapak/Ibu.

Demikian penawaran ini kami sampaikan. Atas waktu dan perkenan Bapak/Ibu, kami mengucapkan terima kasih.

Hormat kami,
Tim Pengembang Enterprise Education (eCampus, eSchool, ePesantren) - Modul eMedic
Tim Konsultan Enterprise Education (eCampus, eSchool, ePesantren)
Konsultan & Representatif Layanan