EMEDIC
Dokumen Penawaran Resmi Siap Cetak

Proposal Penawaran Kerjasama

Implementasi Sistem Informasi Rumah Sakit, Klinik & Puskesmas (eMedic)

Solusi eMedic dirancang untuk membantu Rumah Sakit, Klinik, Puskesmas, dan layanan fasilitas kesehatan lainnya membangun ekosistem digital terpadu: lebih cepat dalam layanan pasien, lebih akurat dalam stok obat, lebih transparan dalam billing, dan siap terintegrasi dengan BPJS/JKN serta SATUSEHAT Kemenkes di masa mendatang.

Enterprise Education (eCampus, eSchool, ePesantren)

Nomor Proposal
EE/PROP-EMEDIC/2026
Tanggal Dokumen
16 Agustus 2026
Kategori Solusi
Sistem Informasi Rumah Sakit Terpadu
Ringkasan Eksekutif

Proposal Transformasi Digital Layanan Kesehatan

Proposal ini disusun sebagai dasar kerja sama implementasi eMedic, yaitu modul Sistem Informasi Rumah Sakit/Klinik/Puskesmas yang menyatukan layanan registrasi, rekam medis, farmasi, gudang, billing, dashboard analitik, dan pelaporan dalam satu sistem yang saling terhubung.

Fokus utama penawaran ini adalah membantu fasilitas kesehatan membangun layanan yang lebih cepat, tertib, akuntabel, mudah diaudit, dan aman bagi keselamatan pasien — baik sebagai unit kesehatan yang bernaung di bawah institusi pendidikan (klinik kampus/sekolah/pesantren), maupun sebagai Rumah Sakit/Klinik/Puskesmas yang berdiri sendiri.

TerpaduRegistrasi, rekam medis, farmasi, billing
Real-TimeStok obat dan peringatan kadaluarsa
TerauditJejak perubahan data penuh
ScalableCloud, on-premise, atau hybrid
Struktur Proposal
  1. Pendahuluan dan latar belakang kebutuhan digitalisasi layanan kesehatan.
  2. Visi, misi, tujuan, manfaat, dan nilai strategis implementasi.
  3. Ekosistem eMedic: terintegrasi dengan eCampus/eSchool/ePesantren maupun berdiri sendiri.
  4. Rincian modul serta fungsionalitas sistem.
  5. Roadmap integrasi BPJS/JKN dan SATUSEHAT Kemenkes.
  6. Metodologi implementasi dan layanan pendampingan.
  7. Skema investasi (Beli Putus, Langganan Bulanan, atau Bagi Hasil per Transaksi).

I. Pendahuluan & Latar Belakang

Rumah Sakit, Klinik, dan Puskesmas saat ini menghadapi tantangan yang kompleks dalam mengelola rekam medis, farmasi, dan administrasi pasien secara efektif. Proses yang masih bersifat manual seringkali memakan waktu, rentan terhadap kesalahan (human error), dan menyulitkan akses informasi secara cepat bagi tenaga medis maupun pimpinan.

Perkembangan teknologi informasi kesehatan telah membawa perubahan mendasar. Fasilitas kesehatan dituntut untuk terus beradaptasi agar dapat memberikan pelayanan yang aman, cepat, dan akuntabel kepada pasien, sekaligus meningkatkan kesiapan menghadapi regulasi nasional seperti BPJS/JKN dan SATUSEHAT.

Oleh karena itu, kami hadir menawarkan eMedic, sebuah solusi Sistem Informasi Rumah Sakit (SIRS) end-to-end terpadu berbasis web. Modul ini merupakan bagian dari ekosistem Enterprise Education yang lebih luas, sehingga jika Universitas, Sekolah, atau Pondok Pesantren Anda memiliki klinik, rumah sakit, atau layanan medis sendiri, modul ini dapat langsung terintegrasi dengan data mahasiswa/siswa/santri/pegawai yang sudah ada — tanpa perlu membangun sistem terpisah.

Identifikasi Masalah & Tantangan Fasilitas Kesehatan:
  • Resep Kertas: Tulisan tangan dokter yang sulit dibaca meningkatkan risiko kesalahan pemberian obat/dosis.
  • Stok Farmasi Tidak Akurat: Obat dapat kosong mendadak atau menumpuk berlebih tanpa disadari.
  • Kadaluarsa Tak Terdeteksi Dini: Obat kadaluarsa terpakai atau terbuang tanpa peringatan lebih awal.
  • Billing Terpisah dari Rekam Medis: Tagihan pasien tidak selalu sinkron dengan tindakan/obat yang diberikan.

Arah Solusi yang Ditawarkan

Kondisi yang Sering Terjadi
  • Rekam medis dan resep tersebar di banyak berkas fisik.
  • Validasi stok obat membutuhkan waktu lama dan bergantung pada proses manual.
  • Laporan pimpinan sering terlambat karena rekapitulasi harus dilakukan ulang.
Kondisi Setelah Implementasi
  • Satu basis data terpusat yang dapat diakses sesuai hak akses.
  • Alur registrasi, rekam medis, farmasi, dan billing berjalan digital.
  • Dashboard analitik tersedia untuk pengambilan keputusan berbasis data.

II. Visi, Misi, Tujuan, dan Manfaat

Visi Kami: Menjadi sistem informasi rumah sakit/klinik terpadu yang unggul dan terpercaya, mendukung fasilitas kesehatan mengakselerasi mutu layanan dan keselamatan pasien.

Misi Kami:

Tujuan & Manfaat Implementasi

  • Efisiensi Menyeluruh: Otomatisasi registrasi, resep, dan billing, menghemat waktu dan mengurangi pekerjaan manual berulang.
  • Akurasi & Keselamatan: Meminimalisasi kesalahan pemberian obat dan menjaga integritas rekam medis.
  • Aksesibilitas Tinggi: Platform dapat diakses melalui ragam perangkat sesuai kebutuhan operasional klinis.
  • Transparansi Mutlak: Mempermudah pelacakan audit stok farmasi dan keuangan.
  • Pengambilan Keputusan: Tersedianya Dashboard Analitik untuk memantau indikator kinerja fasilitas kesehatan.
  • Kesiapan Regulasi: Fondasi data untuk integrasi BPJS/JKN dan SATUSEHAT Kemenkes disiapkan secara bertahap.

Nilai Strategis untuk Calon Mitra

Layanan Lebih Cepat

Proses pendaftaran, pemeriksaan, dispensing obat, dan pembayaran dapat dipangkas melalui alur digital yang lebih singkat.

Data Lebih Tertib

Rekam medis, farmasi, dan billing menggunakan referensi data yang sama sehingga mengurangi duplikasi dan konflik data.

Pimpinan Lebih Siap

Informasi operasional tersaji dalam dashboard sehingga evaluasi okupansi, pendapatan, dan diagnosa dapat dilakukan lebih objektif.

Kemitraan Fleksibel

Skema implementasi, infrastruktur, dan pembiayaan (3 opsi) dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan skala fasilitas kesehatan.

III. Ekosistem eMedic

eMedic mengusung konsep All-in-One Platform untuk layanan kesehatan, dengan dua pola pemanfaatan:

Terintegrasi dengan Institusi Pendidikan

Bagi Universitas (eCampus), Sekolah (eSchool), atau Pondok Pesantren (ePesantren) yang memiliki klinik/poliklinik/rumah sakit sendiri, eMedic terhubung langsung dengan data mahasiswa, siswa, santri, dan pegawai yang sudah ada.

Berdiri Sendiri (Standalone)

Rumah Sakit, Klinik, Puskesmas, atau layanan fasilitas kesehatan lain yang tidak bernaung di bawah institusi pendidikan dapat mengimplementasikan eMedic secara independen.

Prinsip Desain Ekosistem

eMedic tidak hanya berperan sebagai aplikasi pencatatan, tetapi sebagai tulang punggung operasional digital yang menghubungkan layanan registrasi, rekam medis, farmasi, gudang, billing, dan pelaporan strategis dalam satu ekosistem kerja yang konsisten dan teraudit penuh.

Hak Akses Bertingkat

Dokter, perawat, farmasis, kasir, dan petugas gudang hanya melihat menu dan data sesuai kewenangan.

Akses Multi-Perangkat

Antarmuka web responsif mendukung akses dari komputer, tablet, dan ponsel sesuai kebutuhan operasional klinis.

Siap Integrasi

Dirancang untuk terhubung dengan BPJS/JKN dan SATUSEHAT Kemenkes secara bertahap di masa mendatang.

Tata Kelola Tertib

Mendukung jejak audit penuh, validasi berlapis, dan rekam historis aktivitas untuk kebutuhan pengawasan internal.

Fleksibilitas Infrastruktur (Solusi Dual Model)

Sistem ini dirancang adaptif untuk merespon kebijakan keamanan data kesehatan fasilitas Anda melalui tiga skema pemasangan (deployment):

IV. Rincian Modul & Fungsionalitas Sistem

Modul eMedic memiliki cakupan yang luas, membentang dari registrasi pasien hingga tata kelola farmasi dan dashboard analitik.

RegistrasiRawat jalan, rawat inap, UGD
Rekam MedisDiagnosa ber-ICD-10
FarmasiResep, racikan, kadaluarsa/FEFO
BillingTagihan otomatis, dashboard

A. Registrasi & Rekam Medis

B. Farmasi & Racikan

C. Gudang, Rantai Pasok & Kadaluarsa

D. Transaksi, Billing & Kasir

E. Dashboard Analitik & Laporan

F. Keamanan Data & Jejak Audit

Keunggulan Integrasi Modul

Kekuatan utama eMedic terletak pada keterhubungan antar modul. Data pasien dari registrasi dapat langsung menjadi dasar rekam medis, resep, tagihan, hingga laporan manajemen — sehingga fasilitas kesehatan memperoleh alur kerja yang lebih hemat waktu dan konsisten.

V. Roadmap Integrasi BPJS/JKN & SATUSEHAT

Fondasi data untuk integrasi eksternal disiapkan secara bertahap dan aditif, tanpa mengganggu operasional yang sedang berjalan:

01
Fase 1: Fondasi Data Sedang Dibangun

NIK, nomor kartu BPJS, dan data kepesertaan pasien mulai disiapkan sebagai fondasi.

02
Fase 2: BPJS Eligibilitas

Integrasi VClaim, PCare, dan penerbitan SEP otomatis.

03
Fase 3: SATUSEHAT

Integrasi rekam medis elektronik nasional (Kemenkes).

04
Fase 4: Klaim INA-CBG

Pengajuan dan pelacakan klaim otomatis ke BPJS.

Prinsip Pengembangan Bertahap

Setiap fase dikembangkan secara aditif (menambah, bukan mengubah struktur yang sudah berjalan) sehingga operasional harian tidak terganggu. Asuransi tetap menjadi master payer tunggal; BPJS diperlakukan sebagai salah satu tipe payer di dalamnya, sehingga fasilitas kesehatan yang sudah melayani pasien umum maupun asuransi swasta tidak perlu mengubah alur kerja yang sudah berjalan.

VI. Metodologi Implementasi & Pendampingan

Implementasi eMedic dilakukan secara bertahap agar proses migrasi data, pelatihan tenaga medis, konfigurasi, dan adopsi pengguna dapat berjalan terkendali.

01
Assessment Kebutuhan & Pemetaan Alur Klinis

Mengidentifikasi kondisi eksisting, alur pendaftaran-pemeriksaan-farmasi-kasir, dan prioritas modul yang akan diaktifkan.

02
Konfigurasi Sistem & Migrasi Data Awal

Menyiapkan master pasien, dokter, item obat, tarif, poli/kelas perawatan, dan hak akses pengguna.

03
Pelatihan Tenaga Medis & Pengguna Kunci

Memberikan pendampingan penggunaan modul kepada dokter, perawat, farmasis, dan kasir.

04
Go-Live Bertahap & Monitoring

Sistem mulai digunakan pada modul prioritas, dilanjutkan pemantauan dan dukungan teknis sesuai kebutuhan.

Ruang Lingkup Pendampingan

Konfigurasi

Pengaturan parameter sistem, master data klinis, hak akses, dan kebutuhan awal operasional.

Pelatihan

Transfer knowledge kepada dokter, perawat, farmasis, dan kasir agar mampu menjalankan sistem secara mandiri.

Dukungan Teknis

Bantuan teknis selama proses implementasi, penyesuaian alur klinis, dan pendampingan saat go-live.

VII. Skema Investasi

Kami menyediakan tiga opsi skema kemitraan untuk modul eMedic, agar fasilitas kesehatan — mulai dari Klinik hingga Rumah Sakit Kelas A — dapat memilih model yang paling sesuai dengan kondisi anggaran dan tahap pertumbuhannya. Seluruh angka pada bagian ini bersifat sebagai titik awal diskusi dan sepenuhnya terbuka untuk dinegosiasikan; prioritas kami adalah agar sistem dapat segera terealisasi dan digunakan.

Prinsip Investasi yang Fleksibel

Skema pembiayaan disusun agar fasilitas kesehatan dapat memilih: kepemilikan penuh melalui Beli Putus, anggaran tetap yang mudah diproyeksikan melalui Langganan Bulanan, atau tanpa biaya di muka sama sekali melalui Fee Layanan Sistem per Transaksi.

A. Beli Putus (Lisensi Permanen)

Sistem menjadi aset milik fasilitas kesehatan untuk selamanya melalui satu kali pembayaran. Harga sudah mencakup lisensi seluruh modul paket, implementasi dasar, dan dukungan teknis tahun pertama.

Jenis Fasilitas Harga Beli Putus (Mulai Dari)
KlinikRp 100.000.000
Puskesmas Nonrawat Inap DasarRp 150.000.000
Puskesmas Nonrawat Inap Lengkap / 24 JamRp 225.000.000
Puskesmas Rawat InapRp 325.000.000
Puskesmas Rawat Inap TerpencilRp 425.000.000
Puskesmas Sangat Terpencil / Offline-FirstRp 500.000.000
Rumah Sakit PratamaRp 250.000.000
Rumah Sakit Kelas DRp 400.000.000
Rumah Sakit Kelas CRp 750.000.000
Rumah Sakit Kelas BRp 1.400.000.000
Rumah Sakit Kelas ARp 2.750.000.000

Harga berlaku untuk satu lokasi fasilitas. Infrastruktur server, migrasi data kompleks, integrasi alat medis, kustomisasi khusus, dan penempatan tenaga pendamping di lokasi (onsite) diperhitungkan terpisah.

B. Langganan Bulanan

Tanpa investasi awal besar. Tarif disusun setara kurang lebih 2,5% dari nilai Beli Putus setiap bulan (impas dalam kurang lebih 40 bulan).

Jenis Fasilitas Biaya Langganan / Bulan
KlinikRp 2.500.000
Puskesmas Nonrawat Inap DasarRp 4.000.000
Puskesmas Nonrawat Inap Lengkap / 24 JamRp 5.500.000
Puskesmas Rawat InapRp 8.000.000
Puskesmas Rawat Inap TerpencilRp 10.500.000
Puskesmas Sangat Terpencil / Offline-FirstRp 12.500.000
Rumah Sakit PratamaRp 6.500.000
Rumah Sakit Kelas DRp 10.000.000
Rumah Sakit Kelas CRp 20.000.000
Rumah Sakit Kelas BRp 35.000.000
Rumah Sakit Kelas ARp 70.000.000

Sudah termasuk lisensi seluruh modul paket, hosting/cloud standar, backup berkala, pemeliharaan aplikasi, pembaruan minor, dukungan jarak jauh, dan pembaruan integrasi standar untuk satu lokasi fasilitas. Perangkat, server lokal, perjalanan onsite, integrasi alat medis, penyimpanan PACS, migrasi besar, dan pengembangan khusus ditagihkan terpisah.

C. Fee Layanan Sistem per Transaksi

Skema tanpa biaya di muka sama sekali. Kami sengaja tidak menggunakan persentase besar dari total omzet (misalnya persentase langsung dari seluruh nilai transaksi), karena dapat menghasilkan tagihan yang jauh lebih besar daripada langganan bulanan dan memberatkan fasilitas kesehatan. Skema berikut dirancang lebih proporsional dan mudah diaudit.

Skema Klinik

0,5% dari pendapatan bersih tindakan (setelah dikurangi jasa dokter, bahan medis habis pakai, diskon, dan refund) + 0,25% dari penjualan bersih obat (setelah dikurangi diskon, retur, pajak).

Batas aman: minimum Rp 2.500.000, maksimum Rp 7.500.000 per bulan per lokasi.

Alternatif sederhana: Rp 500 per registrasi kunjungan berhasil (batas minimum/maksimum sama).

Skema Puskesmas & Rumah Sakit

Dihitung dari fee per registrasi kunjungan berhasil, dengan tagihan minimum dan maksimum bulanan sebagai jaring pengaman — lihat tabel di bawah.

Jenis Fasilitas Tagihan Minimum Fee per Registrasi Tagihan Maksimum
Puskesmas Nonrawat InapRp 4.000.000Rp 500Rp 10.000.000
Puskesmas Nonrawat Inap LengkapRp 5.500.000Rp 750Rp 15.000.000
Puskesmas Rawat InapRp 8.000.000Rp 1.000Rp 20.000.000
Puskesmas TerpencilRp 10.500.000Rp 1.250Rp 25.000.000
Puskesmas Sangat TerpencilRp 12.500.000Rp 1.500Rp 30.000.000
Rumah Sakit PratamaRp 6.500.000Rp 1.000Rp 20.000.000
Rumah Sakit Kelas DRp 10.000.000Rp 1.250Rp 30.000.000
Rumah Sakit Kelas CRp 20.000.000Rp 2.500 (atau skema gabungan)Rp 60.000.000
Rumah Sakit Kelas BDasar Rp 20.000.000 + Rp 2.000/registrasiRp 100.000.000
Rumah Sakit Kelas ADasar Rp 40.000.000 + Rp 3.500/registrasiRp 200.000.000
Yang Dimaksud "Satu Transaksi Berbayar"

Satu transaksi yang dihitung adalah satu registrasi kunjungan pasien yang berhasil, memiliki nomor kunjungan, dan sudah mendapatkan pelayanan. Tidak dihitung: pendaftaran batal, percobaan/uji coba, duplikasi, koreksi administrasi, membuka aplikasi tanpa mendaftar, dibatalkan petugas, data pelatihan/dummy, dan sinkronisasi ulang. Rawat inap hanya dihitung satu kali pada saat admisi, bukan setiap hari rawat.

Prinsip Kepatuhan & Etika
  • Bukan pungutan kepada pasien: fee merupakan hubungan bisnis (B2B) antara fasilitas kesehatan dan penyedia sistem, dibayar dari anggaran/pendapatan fasilitas — bukan pungutan otomatis kepada pasien, terutama peserta JKN/BPJS.
  • Tidak memengaruhi keputusan medis: fee tidak boleh menjadi dasar penambahan tindakan, pemeriksaan, atau obat; informasi fee hanya dapat diakses manajemen dan keuangan, tidak ditampilkan kepada tenaga medis.
  • Selaras dengan regulasi tarif JKN sebagaimana diatur oleh Kementerian Kesehatan.
  • Selaras dengan perlindungan data pasien sesuai Undang-Undang Pelindungan Data Pribadi dan ketentuan rekam medis yang berlaku — fasilitas kesehatan berkedudukan sebagai pengendali data, penyedia sistem sebagai pemroses data.
Keterbukaan Negosiasi Kemitraan

Seluruh nilai investasi, tarif langganan, maupun fee bagi hasil yang tercantum di atas merupakan penawaran awal yang bersifat ilustratif dan sepenuhnya dapat dinegosiasikan sesuai volume transaksi dan kesepakatan akhir. Kami mengutamakan tercapainya kesepakatan dan cepatnya sistem dapat direalisasikan, dibandingkan kekakuan pada satu angka tertentu.

VIII. Penutup & Ajakan Kerja Sama

Komitmen Kemitraan

Kami tidak hanya menawarkan aplikasi, tetapi menawarkan pendampingan transformasi proses kerja klinis. Dengan kerja sama yang terarah, eMedic diharapkan menjadi fondasi digital yang memperkuat mutu layanan, keselamatan pasien, dan reputasi fasilitas kesehatan dalam jangka panjang.

Coba Demo eMedic Secara Langsung

Sebelum mengambil keputusan, calon mitra dapat langsung menjelajahi tampilan dan alur kerja eMedic secara mandiri melalui akun demo berikut:

Tautan Demo: https://apps.emedik.id

Username: demo

Password: demo123

Melangkah ke Masa Depan Layanan Kesehatan Digital

eMedic dibangun di atas ekosistem Enterprise Education yang telah teruji dan dipercaya oleh puluhan institusi pendidikan. Modul eMedic menghadirkan pendekatan yang sama untuk layanan kesehatan: satu platform, terintegrasi, teraudit, dan siap berkembang bersama regulasi nasional.

Silakan jalin komunikasi dengan representatif konsultan kami untuk melakukan penjadwalan presentasi, diskusi teknis konfigurasi migrasi, atau sesi negosiasi pendalaman kerja sama.

Tim Pusat Enterprise Education - Modul eMedic

021-74718187
Jl. Lembah Pinus Raya A3/87 Pamulang Timur, Kec. Pamulang, Tangerang Selatan 15417
Diajukan oleh
Tim eMedic - Enterprise Education
Tanda tangan dan nama jelas
Diterima / Ditinjau oleh
Calon Mitra Fasilitas Kesehatan
Tanda tangan dan nama jelas
Dokumen ini bersifat konfidensial dan ditujukan untuk kebutuhan evaluasi kerja sama. Informasi di dalamnya tidak untuk disebarluaskan tanpa persetujuan pihak terkait.
© 2026 Enterprise Education (eCampus, eSchool, ePesantren). Seluruh hak kekayaan intelektual dilindungi. Dokumen proposal penawaran ini bersifat konfidensial.